Pilihan busana Simple and Chic untuk Idul Fitri 1434 H. Sumber: Wolipop
Pilihan busana Simple and Chic untuk Idul Fitri 1434 H.
Sumber: Wolipop

Jakarta, Media Publica – Makin bekembangnya tren dan fashion busana muslim, membuat banyak berbagai inovasi menyambut hari raya Idul Fitri. Kaftan  yang marak sekitar tiga tahun lalu kini tergantikan posisinya dengan padu padan busana muslim simple seperti outer dan basic dress.

Itang Yunasz, salah satu desainer kawakan Indonesia, mengutarakan bahwa saat ini wanita lebih menyukai pakaian praktis namun tetap stylish, dengan paduan kain-kain khas Indonesia seperti tenun dan songket. Selain itu, Itang juga menambahkan, orang-orang masih mencari sesuatu yang easy to wear, yang hanya satu piece, kasual, dan bercorak Indonesia.

Namun hal berbeda dituturkan oleh Dian Pelangi, salah satu desainer busana muslim yang juga merupakan fashion blogger dan terkenal dengan komunitas hijab ini. Dian mengungkapkan, tren untuk lebaran tahun 2013 ini lebih kepada paduan busana muslim seperti rok atau dress panjang yang dipadukan dengan outer dan hijab yang dikreasikan.

“Gaya mix and match sekarang lebih diminati dan para muslimah juga lebih ter-challange untuk mix and match. Gaya seperti ini menurut saya lebih fresh dan modern,” ujar Dian.

Dian pun menyarankan untuk menghindari model potongan yang heboh seperti ruffle, flare atau bervolume. Karena gaun lebaran yang terlalu heboh dapat mengganggu aktivitas saat berlebaran dan bisa menimbulkan rasa tidak nyaman. Chic adalah kata yang paling pas untuk penggambaran tren fashion kali ini.

Berbeda dengan tahun lalu yang tren dengan warna kuat dan gelap, warna pastel atau cerah, seperti merah muda, kuning muda atau orange merupakan pilihan utama bagi pada pecinta fashion untuk lebaran kali ini. Dan untuk pemilihan bahan, satin, sifon, katun dan sutra masih menjadi pilihan untuk tahun ini. Dan tidak lupa pula, kain khas Indonesia juga kerap menjadi alternatif bagi para desainer untuk meramaikan tren fashion lebaran kali ini.

Tidak hanya busana wanita dewasa, busana anak pun turut mengalami perubahan. Kombinasi antara bahan brokat, spandek, dan katun dengan motif print disukai oleh anak-anak dengan usia 6 sampai 10 tahun. Dipadukan dengan kerudung, pashmina dan turban membuat si kecil juga mampu tampil mempesona.

 

 

Sumber: Wolipop

Editor: Dwi Retnaningtyas

1,404 total views, 16 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *