Salah satu kegiatan dari Komunitas Mexico. Foto: Dokumentasi Komunitas Mexico.
Salah satu kegiatan dari Komunitas Mexico.
Foto: Dokumentasi Komunitas Mexico.

Komunitas yang berdomisili di sekitar SD Mexico ini membuat komunitas ini menyebut diri mereka sebagai Komunitas Mexico. Komunitas ini terbentuk sejak tahun 1992.

“Kenapa kita bilang dari 1992? Karena senior-senior yang masih aktif dan sering nongkrong dari angkatan 1992”, ujar Fredrik Joses, salah satu anggota dari komunitas ini yang juga merupakan Mahasiswa Fikom Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Yang membuat mereka berbeda dengan yang lain adalah mereka bukan sekedar nongkrong dan menghabiskan waktu, tapi mereka juga berkontribusi untuk masyarakat. Beramal juga sudah menjadi sebuah kebiasaan bagi komunitas ini.

Setiap tahunnya, komunitas ini membuat beberapa program kerja seperti Bakti Sosial dan Malam Keakraban. Mengikuti Bakti Sosial sendiri juga dijadikan sebagai bentuk kesahihan seseorang untuk bergabung dalam komunitas ini. Sedangkan Malam Keakraban bertujuan untuk memperkenalkan anggota-anggota baru dari komunitas Mexico setiap tahunnya. Dan semua kegiatan tidak menggunakan sponsor dari mana pun, melainkan menggunakan uang mereka sendiri.

Sering terjun ke bidang sosial, komunitas ini memiliki sebuah panti asuhan binaan, yaitu Panti Asuhan Amal Wanita, yang bertempat di daerah Ciputat, Tangerang Selatan. Setiap tahunnya Bakti Sosial diadakan ditempat ini, walau tidak menutup kemungkinan Bakti Sosial selanjutnya akan diadakan di tempat lain.

“Jangan cuma nongkrong, tapi juga berkontribusi sama lingkungan sekitar,” tambah pria yang kerap disapa Jo ini.

Reporter: Dwi Retnaningtyas
Editor: Rizky Damayanti

1,353 total views, 8 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.