Published On: Thu, Jun 6th, 2013

1901 Silam “Bapak Proklamasi” Kenangan dan Kisahnya

Ir Soekarno Sumber Foto : Kabar24.com

Ir Soekarno
Sumber Foto : Kabar24.com

Jakarta, Media Publica – “Jas Merah Jangan Sekali-kali melupakan sejarah” Ir Soekarno. Itulah salah satu penggalan kata yang diungkapkan oleh Ir. Soekarno atau yang lebih akrab dipanggil dengan Bung Karno. Ia Lahir di Surabaya pada 6 Juni 1901.  Dan hari ini adalah hari kelahirannya. Bung Karno lahir dari Orang tua yang bekerja sebagai guru. Ayahnya bernama Raden Soekemi Sosrodihardjo dan juga ibunya Ida Ayu Nyoman Rai.

Soekarno memulai pendidikan pertama kali di Tulung Agung hingga akhirnya dia ikut kedua orangtuanya pindah ke Mojokerto.ketika di Mojokerto ayahnya memasukan Soekarno ke Eerste Inlandse School di tahu 1911, lalu untuk dimudahkannya ia diterima di Hoogere Burger School (HBS) maka ia pindah  ke Europeesche Lagere School (ELS)

Tahun 1915 tepatnya saat Soekarno lulus, ia melanjutkan pendidikan di HBS yang berada di Surabaya Jawa Timur dari sini soekarno bertemu dengan tokoh dari Sarekat Islam, dan pada saat itu dipimpin oleh HOS Tjokroaminoto yang memberikan kebaikan berupa tumpangan Soekarno berada di Surabaya.

Selisih tahun berganti Soekarno mulai mantap untuk mulai aktif dalam kegiatan organisasi pemuda Tri Koro Darmo yang di bentuk oleh Budi Utomo, alasan ia tergabung dalam organisasi tersebut yaitu karena ia mulai matang dengan rasa nasionalisme yang dimilikinya yang terus bergelora. Kemudian pada akhirnya ia mengubah nama menjadi Jong Java (Pemuda Jawa) di tahun 1918.

Ketika Soekarno lulus dari HBS ia melanjutkan Studinya ke Technische Hoge School (sekarang berganti nama menjadi Institut Teknologi Bandung) di Bandung dan mengambil jurusan teknik sipil.

Dibalik kepeduliannya terhadap Negara, sisi lain dari Soekarno yaitu ia mempunyai 9 Istri yang telah dinikahi selama hidupnya. Istri-istrinya yaitu Oetari, Inggit Ganarsih, Fatmawati, Hartini, Ratna, Haryati, Yurike Sanger, Kartini Manoppo, dan Heldy Djafar

TAk dapat dipungkiri sosok beliau kini telah mampu merumuskan ajaran Marhaenisme dan mendirikan PNI (Partai Nasional lndonesia) pada 4 Juli 1927, dengan tujuan Indonesia Merdeka. Akibatnya, Belanda, memasukkannya ke penjara Sukamiskin, Bandung pada 29 Desember 1929. Delapan bulan kemudian baru disidangkan. Dalam pembelaannya berjudul Indonesia Menggugat beliau menunjukkan kemurtadan Belanda, bangsa yang mengaku lebih maju itu.

Pembelaannya itu membuat Belanda makin marah. Sehingga pada Juli 1930, PNI pun dibubarkan. Setelah bebas pada tahun 1931, Soekarno bergabung dengan Partindo dan sekaligus memimpinnya. Akibatnya, beliau kembali ditangkap Belanda dan dibuang ke Ende, Flores, tahun 1933. Empat tahun kemudian dipindahkan ke Bengkulu.

Setelah melalui perjuangan yang cukup panjang, Bung Karno dan Bung Hattamemproklamasikan kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945. Dalam sidang BPUPKI tanggal 1 Juni 1945, Soekarno mengemukakan gagasan tentang dasar negara yang disebutnya Pancasila. Tanggal 17 Agustus 1945, Ir Soekarno dan Drs Mohammad Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Dalam sidang PPKI, 18 Agustus 1945 Ir.Soekarno terpilih secara aklamasi sebagai Presiden Republik Indonesia yang pertama.

Sebelumnya, beliau juga berhasil merumuskan Pancasila yang kemudian menjadi dasar (ideologi) Negara Kesatuan Republik Indonesia. Beliau berupaya mempersatukan nusantara. Bahkan Soekarno berusaha menghimpun bangsa-bangsa di Asia, Afrika, dan Amerika Latin dengan Konferensi Asia Afrika di Bandung pada 1955 yang kemudian berkembang menjadi Gerakan Non Blok.

Pemberontakan G-30-S/PKI melahirkan krisis politik hebat yang menyebabkan penolakan MPR atas pertanggungjawabannya. Sebaliknya MPR mengangkat Soeharto sebagai Pejabat Presiden. Kesehatannya terus memburuk, yang pada hari Minggu, 21 Juni 1970 ia meninggal dunia di RSPAD. Ia disemayamkan di Wisma Yaso, Jakarta dan dimakamkan di Blitar, Jatim di dekat makam ibundanya, Ida Ayu Nyoman Rai. Pemerintah menganugerahkannya sebagai “Pahlawan Proklamasi”.

Soekarno juga seorang sosok pahlawan yang sejati. Dia tidak hanya diakui berjasa bagi bangsanya sendiri tapi juga memberikan pengabdiannya untuk kedamaian di dunia. Semua sepakat bahwa Soekarno adalah seorang manusia yang tidak biasa yang belum tentu dilahirkan kembali dalam waktu satu abad. Soekarno adalah bapak bangsa yang tidak akan tergantikan.

 

Sumber : http://biografi.rumus.web.id/biografi-presiden-soekarno/

merdeka.com

Editor : Rati Prasasti