FF6_31_5_Promo_4C_7F.indd
Judul : Fast and Furious 6
Sutradara : Justin Lin
Cast : Vin Diesel, Paul Walker, Dwayne Johnson, Michelle Rodriguez, Jordana Brewster, Tyrese Gibson, Chris Bridges, Sung Kang, Gal Gadot, Luke Evans, Gina Carano, Joe Taslim

Jakarta, Media Publica – Bagi pecinta otomotif, khususnya mobil-mobil mewah dengan kecepatan yang fantastis pasti tidak asing dengan film ini. Film yang memperlihatkan aksi mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi menghiasi dari awal hingga akhir film. Kini film tersebut memasuki sekuel keenamnya yang telah dirilis pada 24 Mei 2013 dengan tajuk Fast & Furious 6. Film franchise asal Hollywood ini masih disutradarai dengan setia oleh Justin Lin yang juga membesut film ketiga, keempat dan kelimanya.
Sekuel keenam kali ini masih bercerita mengenai geng mobil yang dipimpin oleh Dominic Toretto (Vin Diesel) yang memutuskan untuk pensiun setelah berhasil membawa kabur uang $100 juta di aksi terakhir mereka di Rio de Janeiro, Brazil pada film kelima. Dom memutuskan untuk tinggal bersama Elena Neves (Elsa Pataky) sedangkan Brian O’Conner (Paul Walker) menikah dengan adik perempuan Dom, Mia Toretto (Jordana Brewster) dan baru saja dianugerahi seorang anak laki-laki yang diberi nama Jack. Sementara Han (Sung Kang) dan Gisele Yashar (Gal Gadot) memutuskan untuk pergi ke Hongkong. Sedangkan Roman Pearce (Tyrese Gibson) dan Tej Parker (Chris ‘Ludacris’ Bridges) berkelana dan bersenang-senang menikmati hasil kekayaan mereka. Mereka pun berharap tidak akan berurusan dengan hukum dan dapat hidup dalam damai. Tapi ternyata mereka salah.

Suatu ketika, Luke Hobbs (Dwayne ‘The Rock’ Johnson) sedang menyelidiki sebuah kasus penyerangan konvoi militer Rusia serta pencurian Chips oleh sebuah grup dengan kemampuan penyerangan dan pencurian yang cepat serta melakukan berbagai perampokan lain di London dan Negara-negara Eropa lainnya. Grup tersebut didalangi oleh mantan special Ops Soldier yang menjadi kriminal bernama Owen Shaw (Luke Evans) yang berkeinginan menciptakan sebuah alat dari Chips yang ia curi kemudian akan dijualnya dengan harga tinggi di pasar gelap.

Hobbs tahu benar bahwa aksi penyerangan dan pencurian seperti itu harus dilawan oleh grup yang juga mampu bergerak dengan sama cepatnya, karena itulah Hobbs yang kali ini didampingi oleh seorang assisten barunya yang bernama Riley (Gina Carano) meminta pertolongan Dom dan teman-temannya. Awalnya Dom tidak berniat sama sekali untuk kembali terjun ke dunia ‘kelam’ yang akan menambah daftar tindakan kriminalnya di data kepolisian, tapi Hobbs menyerahkan bukti keterlibatan Letticia ‘Letty’ Ortiz (Michelle Rodriguez), kekasih Dom yang selama ini ia kira sudah tewas. Akhirnya dengan perjanjian penghapusan daftar kejahatan yang dilakukan seluruh anggota grupnya, Dom bersedia mengumpulkan kembali anggota-anggotanya dan membantu Hobbs menangkap Shaw.

Hobbs harus mengeluarkan segala macam cara, menggunakan berbagai koneksinya untuk melacak jejak Shaw beserta grupnya agar dapat menggagalkan aksi pencurian mereka selajutnya. Aksi kejar-kejaran dengan mobil pun tak terelakkan antara kedua kelompok tersebut. Film ini selain berisi kejar-kejaran mobil dengan kecepatan tinggi juga diisi oleh bumbu-bumbu percintaan, pengkhianatan serta kekeluargaan yang membuat film ini semakin berwarna.

Beberapa scene cerita memang masih berhubungan dengan film-film sebelumnya, tapi mengingat betapa cukup sering film-film sebelumnya tayang di televisi, maka kemungkinan besar setiap orang paling tidak sudah pernah menonton salah satu filmnya dan cukup akrab dengan para tokohnya. Karakter setiap tokoh masih sama kuatnya dan dengan jajaran wajah para pemain yang masih sama dengan film-film sebelumnya.

Eksekusi film ini dikemas dengan baik. Beberapa kali penonton dibuat terkejut dengan beberapa ‘shocking’ scenenya, serta memasukan beberapa dialog yang berisi joke-joke, sehingga penonton tidak merasa terlalu serius saat menonton film ini. Sementara untuk sinematografinya pun cukup memanjakan mata. Melihat sudut pengambilan gambar yang indah, seperti pemandangan kota London di malam hari. Actionnya pun patut diacungi jempol karena begitu menegangkan sekaligus memukau pada saat bersamaan.

Masih ada satu hal lagi yang paling menarik perhatian ketika menonton film ini, tentu saja keterlibatan aktor Indonesia, Joe Taslim dalam film ini. Joe berperan sebagai Jah, seorang anak buah Shaw yang jago bela diri. Joe pun mendapatkan porsi akting yang cukup besar, sangat memukau ketika ia memamerkan aksi bela dirinya saat menghantam Roman dan Han di salah satu adegan, serta ketika ia mengucapkan kata-kata berbahasa Indonesia dalam dialognya. Menambah kebanggaan sendiri bahwa aktor dalam negeri dapat disejajarkan dengan aktor dan aktris besar Hollywood.

Ketika film sudah selesai, ada scene terakhir yaitu munculnya Jason Statham saat Han mengalami kecelakaan yang mengakibatkan dirinya tewas pada Fast and Furious : Tokyo Drift. Apakah ini mengisyaratkan akan dibuatnya sekuel ke-tujuh dari film ini? Dan masuknya Jason Statham sebagai karakter baru di film ini? Mari kita tunggu aksi lanjutan dari Vin Diesel dan kawan-kawan ini.

 

Peresensi: Kris Aji Irawan

Editor: Cheppy Setiawan

 1,576 total views,  4 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.