Candi Borobudur saat perayaan Waisak. Sumber : DetikTravel
Candi Borobudur saat perayaan Waisak.
Sumber : DetikTravel

Jawa tengah, Media Publica – Hari Raya Waisak adalah hari suci bagi penganut Agama Buddha yang dilaksanakan pada bulan Mei, bertepatan dengan bulan purnama sempurna setiap tahunnya. Perayaan ini dilaksanakan untuk mengenang kelahiran, kesempurnaan, dan wafatnya Sang Budha serta merupakan hari yang penuh kebahagiaan, kedamaian, dan perenungan diri yang mendalam.

Untuk perayaan Waisak di Indonesia dipusatkan di Candi Borobudur, Magelang. Dalam perayaan tersebut para biksu dan biksuni dari berbagai Negara pun berkumpul di sana untuk merayakan Waisak. Penyelenggaraan malam waisak adalah salah satu momen yang tak boleh dilewatkan. Borobudur tampak bercahaya dari kejauhan, saat bulan purnama bersinar terang.

Pada hari perayaan Waisak, pelataran Candi Borobudur dibuat sebuah panggung yang besar. Panggung tersebut dibuat untuk meletakkan patung Siddharta Gautama dan beberapa sesajian. Perayaan tersebut tidak hanya dikhususkan bagi umat Budha saja. Namun terbuka bagi orang-orang yang ingin menyaksikan langsung.

Para umat kemudian akan menyalakan lilin dan membacakan Ghata Visaka Puja. Prosesi yang dilakukan selanjutnya adalah prosesi Pradaksina, yaitu mengelilingi Candi Borobudur sebayak tiga kali dari timur ke barat. Tidak hanya umat Buddha saja yang melaksanakan prosesi tersebut, tetapi wisatawan yang tidak merayakan Waisak juga turut melaksanakan prosesi itu. Mereka melaksanankannya untuk menghargai prosesi yang dilakukan. Wisatawan yang tidak mengikuti prosesi Pradaksina biasanya menunggu di pelataran Candi Borobudur.

Saat melakukan prosesi tersebut, diletakkan sebuah lilin yang ditaruh dalam wadah gelas kaca di sekitaran candi. Lilin tersebut tertulis nama dari sang pemilik.

Hari Raya Waisak juga identik dengan pelepasan lampion di Candi Borobudur. Anda dapat merasakan cantiknya suasana malam saat ratusan lampion dilepas ke udara.

Saat acara usai, wisatawan dapat mendekati panggung dan melihat patung Siddharta Gautama secara langsung. Berada di Candi Borobudur saat perayaan Waisak sungguh pengalaman yang menarik dan tidak terlupakan. Candi Borobudur dapat menjadi destinasi liburan Anda saat perayaan Waisak. Temukan pengalaman indah disana.

Selamat berlibur!

 

Sumber : DetikTravel

Editor : Mianda Aurani

1,543 total views, 4 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.