Seminar Nasional  Rabu (08/05) di Aula Fisip UPDM(B). Foto: Media Publica/Mega
Seminar Nasional oleh Velix Wanggai, dan Budiman Sudjatmiko, Rabu (08/05) di Aula Fisip UPDM(B).
Foto: Media Publica/Mega

Jakarta, Media Publica – Senat Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik Univ. Prof. Dr. Moestopo (Beragama) mengadakan seminar nasional pada hari Rabu (08/05) bertempat di ruang Auditorium FISIP UPDM(B). Seminar yang bertemakan “Menilai Kebijakan Pembangunan Era Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono” tersebut dihadiri oleh Velix Wanggai (staf kepresidenan Republik Indonesia bidang Otonomi Daerah) dan Budiman Sudjatmiko (anggota DPR-RI) sebagai pembicara.

Menurut Steven Yohanes selaku Ketua pelaksana, mengenai latar belakang tema seminar tersebut ia menyatakan bahwa hal ini dikarenakan semenjak tahun 2004 Indonesia tidak memiliki masterplan pembangunan, sehingga melalui seminar ini ingin digali bagaimana perkembangan pembangunan nasional Indonesia 20-30 tahun mendatang, “Masterplan perencanaan untuk membangun negara ini hanya berupa UU RPJMN itu rencana pembangunan jangka menengah nasional tapi itu bukan masterplan pembangunan, jadi indonesia 20-30 tahun mendatang mau seperti apa?  Ini yang kita cari sebenarnya dari seminar ini.”

Pada seminar kali ini membahas mengenai kepemimpinan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan hal-hal apa saja yang menjadi targetnya untuk pembangunan nasional.

Velix memberikan pemaparan konsentrasi pada otonomi daerah sehingga lebih memaparkan isi dari otonomi dan juga daerah-daerah yang akan dibangun.

Sedangkan Budiman menuturkan, mengenai saat ini DPR sedang merancang Undang-Undang (UU) DESA dimana dana APBN sebesar 6% yang diperuntukan bagi setiap desa dapat masuk melalui satu jalur saja sehingga jumlahnya tetap utuh  dan tidak habis oleh biaya birokrasi. Proses pembangunan dibawah pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono harus dikritisi penting demi mengawal dan melandasi proses pembangunan.

Seminar nasional ini mendapat tanggapan positif dari para peserta yang terlihat antusias dalam menyimak acara seminar ini.

“Saya sangat tertarik sekali yang pertama tentang ngomongin masalah kebijakan pembangunan nasional yang itu juga itu kan kebijakan pembangunan nasional itu basicnya yang bakal kebawah-bawahnya sangat berdampak kepada bangsa itu sendiri,” ucap Agum, Mahasiswa Universitas Soedirman Purwokerto.

Senada dengan Agum, Dissy Larasati mahasiswi FISIP HI juga menyatakan hal yang sama tentang acara ini. Baginya seminar ini menambah pengetahuan mrk mengenai pembangunan nasional dibawah pemerintahan SBY ini seperti apa.

Poin penting dari seminar tersebut ialah optimisme kita dalam menghadapi pembangunan di era kedepannya. Selain itu, banyaknya pemimpin muda dan mahasiswa merupakan bibit potensial guna memberikan proges baik dalam pembangunan di Indonesia.

Reporter: Rienhesti Dewi Sarwono& Mega Pratiwi
Editor: Rizky Damayanti

1,076 total views, 16 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.