Film Cinta Brontosaurus. Sumber foto: indonesianfilmcenter.com
Film Cinta Brontosaurus
Sumber foto: indonesianfilmcenter.com

Jakarta, Media Publica – Penulis buku dan komedian Raditya Dika meluncurkan kembali film yang diadaptasi dari novel keduanya yang berjudul ‘Cinta Brontosaurus’, setelah film adaptasi pertamanya ‘Kambing Jantan’ yang rilis pada tahun 2009 lalu.

Meskipun merupakan film adaptasi dari novel, ‘Cinta Brontosaurus’ ini memiliki cerita yang berbeda dari buku keduanya yang berjudul sama. “Film ini adalah sebuah adaptasi yang nyeleneh, karena saya ingin menghadirkan rasa dan dimensi komedi yang berbeda pada filmnya,” ungkap pria yang akrab disapa Dika di pers rilis radityadika.com . Proses pembuatan film ini memakan waktu 1,5 tahun dan mengalami 7 proses pergantian naskah.

Film yang disutradarai oleh Fajar Nugros ini menghadirkan ritme komedi yang cepat ala Malam Minggu Miko, sebuah serial TV yang Dika ciptakan dan telah tayang di salah satu stasiun TV swasta. Dalam skenarionya pun terdapat scene-scene imajinasi yang berlebihan, flashback-flashback komedi pendek, dan dialog yang absurd. Jurus-jurus favorit ala dirinya sebagai penulis komedi, jelasnya pada press release mengenai film ini.

Film produksi Starvision Plus yang tayang serempak pada tanggal 8 Mei 2013 ini juga menghadirkan beberapa bintang pendukung, diantaranya: Eriska Rein, Soleh Solihun, Dewi Irawan, Meriam Bellina, Bucek, Tyas Mirasih, Pamela Bowie, Joe P Project, Moammar Emka, Yadi Sugandi, Dwi Putrantiwi, dan Ence Bagus, yang melengkapi ‘Cinta Brontosaurus’ sebagai film yang dapat ditonton oleh semua usia mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua.

Sinopsis Cerita

Film ini menceritakan tentang Dika (Raditya Dika) seorang penulis yang baru saja putus cinta dengan Nina (Pamela Bowie), pacarnya setelah sekian lama. Semenjak putus cinta ini, dia percaya bahwa cinta bisa kadaluarsa. Kosasih (Soleh Solihun), agen naskah Dika, mencoba untuk membuat Dika yakin terhadap cinta kembali, seperti Kosasih yakin dengan calon istrinya Wanda (Tyas Mirasih). Usaha ini, membawa Dika ke dalam serangkaian perkenalan dengan perempuan-perempuan absurd.

Namun, cinta bisa datang tanpa persiapan. Seperti saat Dika bertemu dengan Jessica (Eriska Rein), seorang perempuan yang jalan pikirannya sama anehnya dengan Dika. Semakin Dika kenal dengan Jessica, semakin dia bertanya: Apa benar cinta bisa kadaluarsa?

Disisi yang lain, Mr. Soe Lim (Ronny P. Tjandra), menawarkan untuk memfilmkan buku Dika, yang berjudul ‘Cinta Brontosaurus’. Tertarik, Dika berusaha untuk menulis skrip film tersebut. Masalah mulai timbul ketika di tengah jalan, Mr. Soe Lim mencoba untuk mengubah naskah asli Dika menjadi film horror yang sedang laku.

Film ini adalah perjalanan Dika untuk memahami cinta, yang justru dia dapatkan dari pengalamannya bersama Jessica, teman, dan keluarganya sendiri.

 

Editor: Kris Aji Irawan

2,232 total views, 4 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.