Bandung (09/04), Liga Mahasiswa (LIMA) menggelar acara coaching clinic bulu tangkis di Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung. Sumber:Limaindonesia
Bandung (09/04), Liga Mahasiswa (LIMA) menggelar acara coaching clinic bulu tangkis di Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.
Sumber: Ligamahasiswa

Jakarta, Media Publica – Liga Mahasiswa ( LIMA ) cabang bulu tangkis kembali bergulir pada April hingga Juni 2013 di Bandung, Jabar. Kompetisi tersebut, diikuti sebanyak 18 tim dari 11 Perguruan Tinggi, baik negeri maupun swasta. Menerapkan format pertandingan setengah kompetisi, dalam ajang ini 18 tim tersebut akan terbagi  menjadi 11 tim untuk putra  dan tujuh tim putri.

Pertandingan sendiri, dijadwalkan hanya akan berlangsung pada hari Sabtu dan Minggu, dalam satu pekan yaitu 13-14 April, 27-28 April, 4-5 Mei, 18-19 Mei, dan 1-2 Juni. Seperti yang diungkapkan oleh Ketua Panitia Pelaksana LIMA, Mimi Irawan, “pertandingan hanya akan digelar pada hari Sabtu dan Minggu di Sport Hall Universitas Pendidikan, Bandung. Untuk format pertandingan liga mahasiswa ini, sama dengan format di Piala Thomas atau Uber yaitu sistem “best of five”, jelasnya, Kamis (11/04).
Akan tetapi, tetap ada perbedaan format pertandingan dalam liga mahasiswa ini. Hal tersebut terletak pada dipertandingkannya  dua partai tunggal, dua ganda dan satu partai triple (tiga lawan tiga). Disisi lain, hasil drawing ( undian ) penentuan grup LIMA menempatkan  Universitas Pelita Harapan, STIK Pasundan, Universitas Parahyangan, Universitas Budi Luhur, Universitas Pendidikan Indonesia,  serta IT Telkom, di Grup A beregu putra. Sedangkan Grup B putra, berisikan Universitas Widyatama, Universitas Indonesia, Universitak Komputer, ITB, Unjani.
Sementara itu, kategori Beregu putri  mempertemukan beberapa Perguruan Tinggi, meliputi ITB, Universitas Budi Luhur, Universitas Pelita Harapan, UI, Universitas Parahyangan, STIK Pasundan, serta Universitas Pendidikan Indonesia.
Terkait peraturan yang diberikan oleh pihak penyelenggara, CEO LIMA Ryan Gozali menjelaskan, “satu perguruan tinggi hanya boleh kirim satu tim, dan syarat lain mahasiswa yang diikutkan tanding memiliki minimal IP 2,0 dan tim juga harus melakukan bakti sosial,” tutur Ryan.
Terselenggaranya LIMA ini pun disambut baik oleh Kabid Pengembangan Turnamen PBSI, Basri Yusuf. “Ini bisa juga menjadi ajang menjaring bibit berprestasi. Juara di liga ini, pantas untuk diikutkan dalam ajang kompetisi nasional,” tambahnya.
Sumber : Antara
Editor : Prabawati Sriningrum

1,047 total views, 8 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.