Pasar Film Korea terbesar no 7 di dunia Sumber: Koreafilm
Pasar Film Korea masuk peringkat 7 terbesar di dunia
Sumber: Koreafilm

Seoul, Media Publica –  Film Korea memecahkan rekor jumlah penonton bioskop pada catur wulan pertama tahun ini. Dewan Perfilman Korea atau Korea Film Council (KOFIC) melansir 38.450.000 orang pergi ke bioskop untuk menyaksikan film Korea di bioskop setempat pada catur wulan pertama tahun ini.

Rekor penonton ini meningkat 53,9 persen dari periode yang sama tahun lalu. Yaitu 37.220.000 orang tercatat pada kuartal ketiga tahun lalu.

Film Korea yang masuk top 10 tiket terlaris adalah “Miracle In Cell No. 7,” “The Berlin File”, “New World”, “My Paparotti”, “Masquerade”, “The Thieves”, dan “A Gift from Room 7”.

Didorong oleh popularitas film Korea tersebut, telah terjual 55,44 juta tiket senilai 406,3 miliar won (361,5 juta dolar AS) untuk semua film yang diputar di bioskop lokal pada kuartal pertama.

Ini merupakan kenaikan 34,9 persen penonton dan peningkatan 28,3 persen penjualan karcis dari setahun yang lalu, menurut KOFIC.

Film Korea menyumbang 58,8 persen dari pangsa pasar tahun lalu di Negeri Gingseng tersebut. Dan pendapatan keseluruhan teater, yang meliputi penjualan makanan dan barang-barang lainnya, tumbuh sebesar 17,7 persen. Secara keseluruhan, bisnis film memberi 13 persen keuntungan dari investasi 174 film Korea yang dibuka tahun 2012.

“Kuartal pertama ini biasanya sepi penonton. Tetapi hasil tersebut (red-peningkatan jumlah penonton) terjadi karena menonton film kini telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan kualitas keseluruhan film Korea telah meningkat,” kata KOFIC.

Penonton bioskop membeli hampir 12 juta tiket pada bulan Januari, naik 45 persen dari bulan yang sama di tahun 2012.

“Masquerade”, sebuah drama yang dibintangi Lee Byung-hun yang berperan sebagai Raja Gwanghae pada Dinasti Joseon (1392-1910) yang diikuti “The Thieves” sebagai film Korea ketujuh yang mencapai 10 juta penonton, ternyata mendapat dorongan dari pemilu.

“Penayangan Masquerade tepat pada saat pemilihan presiden yang semakin memanas. Performa Lee sejalan dengan nostalgia mendiang Presiden Roh Moo-hyun menarik orang-orang pergi ke bioskop,” kata Kritikus Film Park Woo-sung.

Park juga menambahkan, “film-film hit tahun lalu entah bagaimana mampu memahami sentimen publik. Para pembuat film tahu apa yang orang inginkan dan memberikannya kepada mereka (red-penonton).”

“A Gift from Room 7” yang dirilis pada 23 Januari telah menarik sekitar 3,7 juta pemirsa per minggu, merupakan jumlah tertinggi dari film-film yang dirilis. “The Berlin File” yang keluar kemudian tercatat sekitar 1,7 juta penonton hanya dalam waktu lima hari.

Park mengungkapkan, akses yang mudah untuk datang ke bioskop adalah alasan utama yang dikaitkan dengan meningkatnya jumlah penonton.

“Di masa lalu, orang hanya mengunjungi bioskop untuk melihat film. Sekarang mereka pergi ke sana ketika mereka sedang berbelanja atau makan. Bioskop menyerap orang lebih mudah karena mereka mendekatkan diri kepada kehidupan masyarakat,” kata Park.

Sumber: Antara dan The Korea Times

Editor: Desy Setyowati

1,189 total views, 4 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.