ilustrasi Sumber ; Merdeka.com
Ilustrasi

Jakarta, Media Publica – Kalsium merupakan salah satu mineral yang sangat dibutuhkan oleh tubuh, berfungsi untuk mengatur transpor ion dalam transmisi sistem saraf, membantu mempertahankan tekanan darah dalam batas normal, berperan dalam sistem pembekuan darah, penting untuk kontraksi otot dan denyut jantung, mengatur enzim sel, dan lain sebagainya.

Kisaran normal kalsium dalam tubuh adalah  9-11 mg/dl.  Jika kisaran kalsium dalam tubuh lebih dari itu, maka keseimbangan sistem dalam tubuh akan terganggu. Kondisi tersebut biasa dikenal dengan hiperkalsemia.

Jika berada dalam kondisi hiperkalsemia ringan, mungkin tidak menunjukkan tanda-tanda khusus pada tubuh. Sementara untuk kasus hiperkalsemia sedang hingga tingkat yang parah, tanda-tanda yang terlihat diantaranya adalah mual dan muntah, serta sembelit. Tanda lainnya adalah irama jantung yang tidak normal. Peningkatan kadar kalsium yang akut menyebabkan impuls elektrik menjadi tidak normal.

Jika tubuh berada dalam kondisi hiperkalsemia yang berkepanjangan dapat menyebabkan batu ginjal. Hal tersebut terjadi karena, Kristal kalsium fosfat mengendap dalam ginjal yang dapat mengakibatkan kerusakan pada ginjal.

Selain hal-hal tersebut, tanda kelebihan kalsium pada tubuh adalah timbulnya rasa haus yang berlebihan. Kondisi ini dapat terjadi karena tubuh kehilangan banyak cairan akibat pembentukan urine yang meningkat.

Tanda-tanda lain kelebihan kalsium seperti kulit kering dan bibir pecah-pecah juga dapat dilihat pada penderita hiperkalsemia. Karena ketidakseimbangan antara asupan air dan yang dikeluarkan.

Kelemahan otot lemah hal lain yang umum dialami oleh pasien hiperkalsemia. Kondisi tersebut terjadi karena penurunan rangsangan saraf dengan peningkatan ion kalsium. Dalam kondisi terparah, hiperkalsemia dapat mengakibatkan seseorang koma. Jika hiperkalsemia berat di atas 15-16 mg/dl dianggap sebagai darurat medis yang mengakibatkan koma.

Jadi, berapa banyakkan kalsium yang seharusnya dikonsumsi oleh tubuh? Tidak ada ketentuan khusus untuk kebutuhan kalsium, karena penyerapannya yang sangat bervariasi karena tergantung melalui usia, banyaknya kandungan kalsium dalam makanan, dan vitamin D.

 

Sumber : Antara dan Kompas

Editor : Monique Febrita

1,529 total views, 12 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.