“Perang tanpa aturan tidak bisa lagi membuahkan kemenangan tanpa cela. Hal itu tidak bisa pula diandalkan untuk menyelesaikan pertikaian. Umat manusia harus mengakhiri perang atau perang akan mengakhiri umat manusia.” ( John F. Kennedy, Presiden AS, New York City, 25 September 1961, Pidato yang menekankan pentingnya membatasi uji coba nuklir.)

“Dengan menempatkan uang kita dimana hati kita berada, dan menolak membeli produk apa saja yang eksploitatif, dan dengan bersatu melalui persekutuan strategis yang kuat, secara perlahan kita akan mengubah dunia menjadi sebuah tempat yang lebih ramah dan penuh kasih.” ( Anita Roddick, pendiri The Body Shop, Seattle, 27 November 1999, Pidato pada International Forum on Globalization)

Penulis: Hywell Williams Tahun Terbit: 2009 Jumlah Halaman: 224 Penerbit: Erlangga
Penulis: Hywell Williams
Tahun Terbit: 2009
Jumlah Halaman: 224
Penerbit: Erlangga

Jakarta, Media Publica – Kutipan kedua pidato di atas, merupakan dua dari empat puluh pidato yang paling dikenang dan lantang. ‘In Our Time’ berisi sekumpulan pidato dari tokoh-tokoh dunia yang berhasil memengaruhi dunia. Dalam buku ini, terdapat tiga puluh lima tokoh yang dalam pidatonya mencerminkan pola pemikiran dan perimbangan kekuatan yang berhasil membentuk dunia modern sekarang ini.

Tokoh-tokoh tersebut diantaranya, Eamon de Valera, Winston Churchill, George G. Marshall, Jawaharlal Nehru, David Ben-Gurion, Eleanor Roosevelt, Douglas MacArthur, Nikita Khrushchev, Aneurin Bevan, Mao Zedong, Harold MacMillan, John F. Kennedy, Charles de Gaulle, Martin Luther King Jr, Harold Wilson, Nelson Mandela, Barry Goldwater, Julius Nyerere, Gamal Abdel Nasser, Richard Nixon, Pierre Trudeau, Neil Kinnock, Ronald Reagan, Mario Cuomo, Jesse Jackson, Richard von Weizsacker, Margaret Thatcher, Mikhail Gorbachev, Seamus Heaney, Fidel Castro, Anita Roddick, Tony Blair, Orhan Pamuk, Kevin Rudd dan Barrack Obama.

Karya Hywell Williams ini, mengambil tokoh-tokoh yang memiliki latar belakang berbeda. Mulai dari tokon nasionalis, diktator, pengusaha, pejuang perdamaian, prajurit, kaum liberal maupun konservatif. Hywell tak hanya menuliskan pidatonya saja, Ia juga menyelipkan biografi singkat mengenai sang orator, dan juga tentang situasi yang ada serta dampak yang muncul dari setiap pidato tersebut.

‘In Our Time’ memberi kita cara baru untuk melihat sejarah melalui pidato-pidato yang pada akhirnya membentuk dunia seperti sekarang ini. Hywell mampu membuat kita mengerti sejarah tersebut dengan ringkas dan tidak berbelit-belit. Selain itu, isi pidato dari para tokoh ini dapat menjadi gambaran bagi kita tentang bagaimana cara-cara berpidato. Dan menjadi motivasi bagaimana para orator ini mampu mengubah dunia dengan kemampuan mereka berkata-kata.

 

Peresensi: Mega Pratiwi

1,363 total views, 4 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.